Peribahasa, Baca Dulu Sebelum Pergi

Buku Peribahasa Lengkap dimeja… setelah aku baca.. kok lucu ya…
Berikut peribahasa dan artinya... Hanya karanganku lho sob… jangan dianggap serius/diambil hati!

Ada bunga ada lebah
Kalau ada bunga desa, pasti ada lebah desa kali ya

Ada gula ada semut
Pas ni…. “Jual Gula Gratis Semut!”

Ada sama dimakan, tak ada sama ditahan
Kalau mengada-ada berarti melamun, kalau memaksa ada... akhirnya ya ditahan..

Ada uang abang sayang, tak ada uang abang melayang
Aku ndak ngerti peribahasa ini… memang wanita itu sulit ditebak…
Beginilah cinta, deritanya tiada akhir…

Ada udang di balik batu
Biarin kenapa… urusannya udang mau di balik batu, dibalik rumput… terserah…!

Air beriak tanda tak dalam
Kliatan ni orang suka mainan air…

Air jernih ikannya jinak
Wah… ndak mesti bro…

Air susu dibalas dengan air tuba
Bener juga ni… soalnya habis minum susu kluarnya udah lain…

Air tenang menghanyutkan
Masak sih… air di bakmandi menghanyutkan… aneh…!

Anak polah bapa kepradah
Yang bukan orang jawa pasti bingung peribahasa ini…

Anjing menyalak takkan menggigit
Ya jelas, kalau menggigit gimana mau menyalak…
Yang ditakutkan setelah menyalak itu menggigit…!

Asam di gunung garam di laut
Dasar kuper… taunya garam itu cuma di laut.. diwarung-warung banyak mang…

Bagai bumi dan langit
Perumpamaan antara wajahku dan wajahmu… gantengan kamu dikit, banyakan aku… he2

Bagai diiris dengan sembilu
Hari gini masih ada sembilu ya… (sembilu itu apaan sih)…

Bagai katak dalam tempurung
Sekarang udah diganti bro… bagai katak dalam mangkok…

Bagai makan buah simalakama, dimakan ibu mati, tak dimakan ayah mati
Ya buahnya dimakan ayahnya saja… makan tidak dimakan, ayahnya kan tetep mati… lumayan ibunya masih hidup…!

Bagai mendapat durian runtuh
Runtuhnya kena kepala sama aja bro….

Bagai musuh dalam selimut
Justru ini yang aku cari … he2 (khusus yang udah keluarga!)

Bahasa menunjukkan bangsa
Waktu di Jogja banyak bule yang bisa bahasa Jawa… bangsa mereka apa ya…!!??

Bayang-bayang sepanjang badan
Kalau bayang-bayang setengah badan, namanya semi… jadulnya BF… (wah pasti pada nggak ngarti!)

Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ketepian
Peribahasa untuk warga Jakarta, musibah tahunan… (banjir… he2)

Berani karena benar, takut karena salah
Jaman sekarang masih berlaku kayak gini ndak sih… perasaan salah benar asal punya duit, pasti berani…

Gajah di pelupuk mata tidak terlihat, semut di seberang lautan terlihat
Ini namanya rabun gajah bro...

Guru kencing berdiri, murid kencing berlari
Ngintip ya… kok tau kalau kencingnya berdiri…??! (yang pas... guru kencing berdiri, murid liat ngakak sampai terkencing-kencing)

Gajah mati tinggalkan gading, harimau mati tinggalkan belang
Aku mati tinggalkan utang, kamu mati tinggalin warisan ya…

Hemat pangkal kaya
Dasar pelit…!

Jauh di mata, dekat di hati
Itu Udel…

Kacang lupa kulitnya
Bukannya lupa… cumaaa belum sempat, baru mau inget udah keburu dimakan…

Kalah jadi abu, menang jadi arang
Permainan apa bro… api unggun kali ya???

Kalau padi yang ditanam, rumput ikut tumbuh; Kalau rumput yang ditanam, padi tak akan ikut tumbuh
Pinteeerr…. sekarang adik mandi dulu ya… setelah itu baru makan… (ra nyambung…)

Kasih anak sepanjang galah, kasih ibu sepanjang jalan
Bener… kemarin kasus aborsi, kasih ibu cuma dibuang di sepanjang jalan…

Keluar mulut harimau, masuk mulut buaya
Jadi kejadiannya gini… waktu dimakan harimau, si harimau mual, trus muntah… daripada mubadzir, ya langsung di makan buaya…

Kepala boleh panas, tetapi hati harus tetap dingin
Baca postinganku boleh panas bro... tapi hati tetep dingin ya... jangan esmosi...

Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya
dan lain lain  (lha wis kentek-an bahan...)

Main api hangus, main air basah
Main tanah kotor, main anu jadinya hamil deh… “buat anak kok coba-coba!”


Makin murah, makin ditawar
Ini jelas peribahasa untuk ibu-ibu, sayur 500 rupiah kok ya ditawar 400, cuma selisih 100… ck ck ck… padahal kalau beli bedak aja puluhan ribu lho

Maksud hati memeluk gunung apa daya tangan tak sampai
Tergantung gunung ya mana ni…

Malu bertanya, sesat di jalan
banyak tanya malu maluin... (guyonan jadul...)

Manusia merencanakan, Tuhan menentukan
Gimana Tuhan akan menentukan, kalau tidak punya rencana… makanya optimis..

Membasuh muka dengan air liur 
Nggilani… asli iki nggilani… air liur campur umbel sisan… week…

Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditola 
Niat apes apes…

Mulutmu harimaumu
Masuk akal ndak??? Mulut kok harimau…

Musang berbulu ayam
Wah bisa masuk muri ni…


Panas mentari di kepala orang banyak, panas hati dirasa sendiri

Pukul anak sindir menantu
Memang tidak enak kalau ikut mertua…

Rajin pangkal pandai
perasaan aku tidak rajin, kok bisa pandai ya... hemmm... (sombong...)


Sedia payung sebelum hujan
Kalau sekarang tidak jelas musimnya… kadang panas tapi tiba-tiba hujan… (katanya efek pemanasan global…)

Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit
sedikit-sedikit marah jadinya ya putus...

Sejelek-jelek pemimpin pasti punya anak buah, sebaik-baik pemimpin pasti punya musuh
Yah sejelek-jelek kamu, pasti ada yang punya...

Sekali melempar batu, 2 burung yang kena
Jelas dua burung yang kena… burung ama burungnya burung… dua kan…!

Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui
Pulau manaaaa ni… cuma butuh tiga dayung… kecil amat…

Sepandai-pandai tupai meloncat, jatuh juga
Emang udah pernah liat… kalau tupai pernah jatuh??

Seperti ayam beranak itik
Ayamnya selingkuh… apalagi kalau ayam kampus…

Seperti berlindung di balik sehelai daun
Lagi pipis… gak ada toilet… kepaksa berhenti di pinggi jalan… so…

Seperti katak dalam tempurung
Kan udah aku bilang di atas, sekarang itu di pusat kuliner… katak itu udah didalam mangkok…

Seperti unta menyerahkan diri
Wkkk… ini yang lucu… “Angkat tangan!” trus ontanya nyerah… wkkkk
Bentuk e koyok opo…

Tak ada rotan, akarpun jadi
Tak ada kamu, pembantupun mau… dasar nafsu….! (keong racun)

Tong kosong nyaring bunyinya
Senyaring-nyaringnya tong kosong… kalau dipukul tetep aja satu RT pada datang… brisik bro…

Bagai pagar makan tanaman
Jadi keinget kisah cintaku dulu ni…


Surga ada di telapak kaki ibu
Kalau yang ini aku tidak komentar… Takut kualat…

1 komentar:

tatan mengatakan...

:-j Lucu hehehe

Posting Komentar

Related Posts with Thumbnails
Ada kesalahan di dalam gadget ini