Tidak Ada Sejarahnya Orang Mati Karena Puasa

Mati karena puasa??? Photobucket Pernahkah ada berita : "Puasa Ramadhan telah menelan korban, di Indonesia telah meninggal puluhan orang karena menjalankan puasa, tiga luka-luka, empat perak enam perunggu (eitsss).

Sobat... kata-kata seperti judul di atas menyentil telingaku. Saat keluhanku tidak makan sahur, dan sore harinya badanku meriang atit sepertinya mau batuk blogger-emoticon.blogspot.com Seolah-olah aku mengatakan kalau penyebabnya adalah tidak makan sahur.

Kontan aja temanku mengatakan 
"Gak ono sejarahe wong mati mergo poso!" blogger-emoticon.blogspot.com (tidak ada sejarahnya orang mati karena puasa)
"Wong edan wae, sing turune ning emperan, mangane arang-arang, ketok sehat, malah ono sing meteng sisan". (Orang gila aja yang tidurnya di pinggir jalan, makan pun jarang, kelihatan sehat, bahkan ada yang hamil lagi). 
"Mosok mung ora sahur, terus meriang. Asline mesti ono penyebab liane. Poso kui marakke sehat" (Masak hanya karena tidak sahur terus sakit. Pasti ada penyebab lainnya. Puasa itu menjadikan tubuh sehat)

Astaghfirullah... bener juga kata-kata itu....blogger-emoticon.blogspot.com 
Setelah aku introspeksi ternyata bisa jadi sakitku karena faktor lain. Minggu-minggu ini kan cuaca panas sekali, namun dua hari yang lalu hujan deras mengguyur kotaku. Bisa jadi karena cuaca yang tiba-tiba berubah, dan ketahanan tubuhku yang lemah, pekerjaan yang bertumpuk-tumpuk  menjadikanku sakit boong (aku dramatisir dikit).

Jadi keinget artikel dari Era Muslim, yang kurang lebih demikian :
Allah yang maha rahman selalu memberikan perintah memberikan beban sesuai dengan kemampuan kita. Begitu juga ketika Allah memberikan kita ujian atau cobaan,pasti hal itu sesuai dengan kemampuan kita. Namun persoalnnya adalah kita seringkali men"diskon" kemampuan kita sendiri. Yang seharusnya mampu, kita merasa tidak mampu. Perasaan tidak mampu kita itulah sesungguhnya yang menyebabkan kita tenggelam dalam ketidakmampuan yang sebenarnya.
Tidak sedikit kita menjumpai orang yang suka meremehkan dirinya sendiri, tidak mau memaksimalkan semua sumber daya yang Allah berikan kepadanya untuk menghadapi ujian dan tantangan yang Allah berikan. Inilah yang menyebabkan manusia suka sekali berkeluh kesah,suka sekali menggantungkan persoalan kepada orang lain, suka sekali memposisikan diri lebih kecil dari persoalan yang dihadapi, merasa kerdil berhadapan dengan masalah.


Sobat....... (karo nyambi ngusap irung sing rodok umbelen), semoga postingan ini ada hikmahnya.... (ada ndak ya....hah )

7 komentar:

Andry li mengatakan...

hehehe :-p iyach mas puasa malah bikin sehat, jasmani n rohani :) insyallah ...

wong jowo pisan to mas ? arek endi ?

lintasuara mengatakan...

siip and thanks motivasinya...
arek solotigo asli ...

Belantara Indonesia mengatakan...

ya semoga suatu saat nanti aku mati pas puasa di bulan puasa..tapi nanti lho..ga puasa sekarang..heuehueheueheue..bulannya Allah Swt ketika sedang berlega hati membuka semua pintu ijabbah....

Mas Bugie mengatakan...

hehe..siraman rohani neh ki, sebabe sampyan mriang ki mergo kurang ngombe jamu mas, yo sekali-kali ngombe kuninge ndok bebek opo ndok ayam kampus eh kampung, sak kandang-kandange duntalen mesti sehat terus, contone adit kae mas

Yuli Panca mengatakan...

jane yo meh njajal kuningan ndok... tp mambu banget (jebul kleru kuningan ndokke sing due kandang wkkk)...

khizie mengatakan...

kesel aku baca ini... bkin gregetan smoga ja mati pas puasa.

khizie mengatakan...

blak blakan aja mana orng yang mati saat puasa di publikasikan karna mati saat puas itu lebih terohormat dan mulia bagi orng muslim tapi bagi orang gk pernah merasakan satu dari keluargax mati gra2 perutnya kosong merka mungkn befikir fine aja. atau yang pikiranx terlalu positive.

Posting Komentar

Related Posts with Thumbnails
Ada kesalahan di dalam gadget ini